Selasa, 20 Maret 2012

Raja Purwa



Pustaka raja purwa adalah kumpulan cerita yang dipakai sebagai acuan oleh para dhalang dalam pertunjukan wayang kulit di pulau Jawa. Kumpulan cerita ini dikumpulkan dan dinyatakan secara tertulis oleh pujangga keraton Surakarta yaitu Raden Ngabehi Rangga Warsita. Walaupun sumber cerita dari pustaka raja purwa ini berasal dari Mahabarata dan Ramayana dari India, namun beberapa isi detailnya telah disesuaikan dengan keadaan di pulau Jawa pada waktu itu.

Beberapa modifikasi cerita ini misalnya dewi Drupadi dalam cerita aslinya adalah istri dari kelima saudara Pendawa, tetapi dalam pustaka raja purwa ia hanya dinyatakan sebagai istri dari saudara tertua Pendawa yaitu Puntadewa (Yudistira). Hal ini untuk menghindari kemungkinan timbulnya konflik sosial, karena seorang wanita tidak bisa mempunyai 5 orang suami. Hal ini penting karena di pulau Jawa, cerita wayang dipakai sebagai petuah, contoh dan pedoman hidup kebanyakan masyarakat pada waktu itu.

Judul lakon cerita dalam pustaka raja purwa ini ada lebih dari 177 lakon/lampahan dan di antaranya adalah (dalam bahasa Jawa):

  1. Manikmaya, yaitu cerita mengenai Manik (Bathara Guru di kahyangan) dan Ismaya (Semar di alam marcapada/dunia).
  2. Watugunung, yaitu cerita mengenai Raden Buduk dari kerajaan Gilingwesi yang mengawini ibunya sendiri.
  3. Mumpuni, yaitu cerita mengenai perkawinan antara dewi Mumpuni dan bathara Yamadipati.
  4. Wisnu krama
  5. Bambang Kalingga/Sekutrem
  6. Palasara krama
  7. Dewabrata
  8. Pandu lair
  9. Narasoma kawin
  10. Puntadewa lair
  11. Suyudana lair
  12. Bima bungkus
  13. Arjuna lair
  14. Yamawidura kawin
  15. Pandhu papa
  16. Palgunadi
  17. Bale sigala-gala
  18. Babad alas Wanamarta
  19. Arimba
  20. Mustakaweni
  21. Antasena lair
  22. Gathotkaca lair
  23. Pergiwa-Pergiwati
  24. Gathotkaca kawin
  25. Gathotkaca dadi ratu
  26. Sasikirana
  27. Brajadenta mbalela.
  28. ……
  29. Wahyu cakraningrat
  30. Jagal Abilawa
  31. Kresna duta
  32. Kresna gugah
  33. Seta gugur
  34. Bambang Wisanggeni
  35. Pendawa dadu
  36. Yudayana ilang
  37. ...…
  38. Arjunawiwaha
  39. Sumantri ngenger
  40. Dasarata kawin
  41. Dewi Sinta lair
  42. Rama kawin
  43. Tundhungan
  44. Rama duta
  45. Rama gandrung
  46. Rama tambak
  47. Pejahipun Kumbakarna
  48. Pejahipun Indrajid
  49. Pejahipun Dasamuka
  50. Sinta obong
  51. Rama obong
  52. Rama nitis
  53. dan lain-lain.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar